Sabtu, 04 Januari 2014

Pemasaran Media Sosial : Belum Terlambat, Mulailah Sekarang!


sosmed
Pemasaran Media Sosial, Belum Terlambat, Mulailah Sekarang!


Mengalokasikan sebagian besar dana perusahaan untuk pemasaran media sosial bukan lagi sebuah kemewahan tapi kebutuhan. Harus ada rencana pemasaran yang kuat termasuk frekuensi posting dan produksi konten. Akan lebih baik bila hal tersebut ditangani oleh perusahaan pemasaran internet yang mengetahui pasar dan bisa memanfaatkan media sosial untuk membangun merek.


Pemasaran media sosial terbukti efektif dalam berbagai area, dari mulai membangun merek dan awareness hingga meningkatkan loyalitas konsumen serta pemasaran word-of-mouth. Perubahan algoritma juga membuat pemasaran media sosial menguntungkan dalam kampanye SEO.


Media sosial dalam angka. Survei eMarketer terbaru menunjukkan bahwa 77 persen pembeli cenderung membeli dari perusahaan yang CEO-nya aktif di media sosial. Dalam studi yang sama, terdapat 94 persen konsumen mengatakan bahwa partisipasi di media sosial meningkatkan image merek.

Angka-angka berikut ini menunjukkan kepada kita mengapa keterlibatan di media sosial bisa menjadi rencana pelaksanaan yang tepat bagi bisnis.

  • Satu dari sembilan orang di bumi adalah pengguna Facebook.
  • Lebih dari 250 juta orang melihat Facebook melalui perangkat mobile.
  • Pengguna Twitter bertambah hampir 500.000 pengguna setiap hari.
  • Ada sekitar 190 juta tweet perhari.
  • YouTube memiliki unique visitor sejumlah 490 juta setiap bulan.
  • 2.9 miliar jam per bulan dihabiskan untuk mengakses YouTube.
  • Dalam waktu enam bulan terakhir Pinterest telah tumbuh sebesar 4000 persen.
  • Pengguna Pinterest menghabiskan waktu 1.5 jam setiap bulan untuk situs ini.

Trend media berbasis gambar. Media berbasis gambar dan video semakin berkembang seiring orang-orang lebih memilih gambar daripada tulisan. Trend ini bisa memperumit bisnis, tapi tenang saja ada aplikasi yang bisa memfasilitasi bisnis untuk membuat konten berbasis gambar misalnya Instagram dan Vine. Pinterest bisa jadi jejaring yang tepat untuk memasarkan merek dengan konten bergambar.


Proses pengumpulan konten berbasis gambar haruslah melibatkan interaksi dengan konsumen. Banyak merek yang menggunakan Instagram untuk mengajak konsumen menjadi brand advocate atau model merek tersebut dengan cara merekomendasikan gambar-gambar mereka terkait merek kepada pengguna lain atau dengan membuat kontes foto.


Media sosial sebagai SEO. Google+ bertumbuh dan menjangkau audiens yang besar. Terlebih media sosial ini berintegrasi dengan mesin pencari Google. Itu artinya kata kunci pada Google+ otomatis akan masuk pada Google. Dengan aktif pada Google+ merek memperbesar peluangnya untuk mengoptimasi mesin pencarian Google. Oleh karena itu, Google+ perlu dimasukkan dalam rencana pemasaran media sosial merek.


Jika perusahaan Anda belum melakukan pemasaran media sosial, maka mulailah sekarang. Jangan sampai tahun 2014 terlewat tanpa ada investasi pada media sosial.

Sumber: Sitepronews

Editor : Wachid Fz.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar