Senin, 16 Desember 2013

Uji A/B, Cara Optimalkan Pemasaran Real Time

breezicom
Uji A/B optimalkan upaya real time marketing

Perhatian adalah mata uang internet. Pemasar yang bisa menangkap perhatian dan memanfaatkannya tentu akan mendapatkan keuntungan besar. Seorang pemasar juga harus mampu mengetahui apakah waktu dan uang yang mereka investasikan untuk berkampanye digunakan dengan baik karena hal tersebut sangat penting bagi operasional bisnis.

Memang kreativitas dan orisinalitas merupakan komponen kunci dari kampanye yang sukses, tapi penting juga bagi pemasar untuk menganalisis dan mengevaluasi keberhasilan kampanye. Oleh karena itu, tak sedikit pemasar yang melakukan uji coba A/B dan menyesuaikan kampanyenya.

Menyaring dan Mengolah Data
Menurut Dan Scalco, pendiri Digitalux, jumlah data yang diketahui pemasar masa kini adalah sebuah hadiah sekaligus kutukan. Mereka tentu memiliki lebih banyak pengetahuan tentang para pelanggan, tetapi ada segunung data yang harus disaring. Yang terpenting adalah tantangan untuk mengubah data-data tersebut untuk ditindaklanjuti dan diukur menjadi sebuah kesimpulan.

Uji A/B dilakukan dengan mengisolasi variabel dalam kampanye dan menyajikan kampanye versi B atau versi modifikasi untuk satu kelompok visitor dan sisanya mendapatkan versi A atau versi asli kampanye. Dari uji tersebut pemasar bisa melacak metrik tertentu yang berkorelasi dengan setiap versi dan mengevaluasi kesuksesannya.

Misalnya, pemasar ingin menentukan warna tombol call-to-action yang efektif merah atau hijau, uji A/B bisa digunakan untuk mengetahui warna apa yang paling efektif mendorong pengguna meng-klik tombol tersebut. Variabel lain yang bisa diuji mencakup gambar, kalimat, fonts, dan detail lainnya. Google juga terkenal menggunakan metode uji ini.

Amati dan Sesuaikan
Merakit pesan yang bisa melibatkan audiens tergantung dari informasi seputar audiens yang diketahui pemasar. Salah satu keuntungan dari uji A/B adalah penguji bisa mendapatkan data secara real time.

Dari data-data tersebut pemasar bisa mengamati dan memahami apa yang mendorong audiens untuk beraksi. Menurut Pendiri dan CEO Loverly Kellee Khalil, kemampuan untuk menguji secara sistematis adalah kedisiplinan yang harus dimiliki oleh semua pemasar digital. Metode uji ini mengoptimalkan elemen-elemen homepage dan aspek lain pengalaman untuk mendorong konversi dan keterlibatan.

Terlibat di seluruh platform
Optimisasi di seluruh perangkat semakin penting sebagai traffic dan audiens kini cenderung menggunakan perangkat mobile. Dengan mengoptimalkan uji A/B di seluruh perangkat memungkinkan pemasar mendapatkan data traffic dan data perilaku konsumen sehingga bisa menyesuaikan desain situs yang responsif dan engaging di berbagai perangkat.

Ketahui apa yang dicari
Pemasar harus mempertimbangan kunci pengukuran ketika melakukan uji A/B. Validitas hasil uji tergantung dari pengukuran metrik yang tepat dengan cara yang tepat.

Uji A/B yang didesain dengan baik dan bijaksana bisa memberikan kesimpulan yang tepat atau sebaliknya. Bersama dengan halaman analitik yang tepat, metode uji coba ini menjadi perangkat yang bernilai untuk menunjukkan kepada pemasar kampanye yang efektif dan meningkatkan pengalaman pengguna.

Sumber: Mashable | Gambar: breezi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar