Rabu, 03 Juli 2013

Cara Mendapatkan Ide Besar untuk Bisnis Anda


ide besar
Tidak diragukan lagi kreativitas merupakan sesuatu yang sangat penting bagi pertumbuhan bisnis. Tapi, bagaimana pemasar bisa mendapatkannya? Berikut unsur-unsur kunci yang diperlukan untuk sukses.
Kreativitas merupakan salah satu pendorong paling berharga dari pertumbuhan bisnis. Jika difokuskan dengan tepat, kreativitas dapat membangun keunggulan kompetitif, menarik pelanggan dan menciptakan nilai riil. Organisasi-organisasi yang menghormati dan menghargai kreativitas umumnya sangat inovatif dibanding mereka yang tidak.
Namun, pemasar jangan berharap kreativitas akan bertahan dalam bisnis kecuali budaya dan metodologi-metodologi yang mendukungnya dipelihara. Ada banyak perdebatan mengenai siapa yang bisa menjadi kreatif, dan jelas ada yang lebih baik dari yang lain.
Namun, siapapun dapat mempelajari keterampilan yang diperlukan untuk itu. Berikut empat prinsip memasukan kreativitas ke dalam pemasaran:
Waktu
Berpikir kreatif menuntut waktu, tapi Anda tidak bisa mengandalkan itu. Seperti dikutip marketingmagazine, tim teknis 3M mengalokasikan hingga 15% waktu mereka untuk proyek-proyek yang mereka pilih.
Sementara IBM, mereka memiliki apa yang mereka sebut “Think Fridays” dan karyawan Pixar dapat menghabiskan waktu hingga empat jam dalam seminggu untuk terlibat dalam kegiatan yang tidak berkaitan dengan pekerjaan. Namun, perusahaan atau lembaga jasa yang bisnisnya sangat berkaitan dengan waktu pasti menghadapi tantangan khusus dalam hal ini.
Tugas
Usaha kreatif memerlukan tujuan akhir.  “Campaign for real beauty” milik Dove didorong oleh “ide besar” yang dengan jelas menyatakan bahwa “dunia akan menjadi tempat yang lebih baik jika Dove bisa membuat lebih banyak wanita merasa lebih cantik setiap hari”.
Dengan mendorong wanita untuk mengurus diri mereka sendiri, Dove memiliki dampak positif pada harga diri para perempuan. Pada akhirnya hal tersebut membantu membangun hubungan emosional yang lebih kuat dengan merek. Tugas ini jelas membantu melepaskan kreativitas yang besar di belakang inisiatif iklan tersebut.
Target
Kreativitas memerlukan pengarahan yang hati-hati. Sebagian perusahaan sukses telah mengembangkan cara mereka sendiri untuk membenamkan diri dalam dunia pelanggan mereka.
Lego misalnya, menjaring ide dari para konsumen untuk mengembangkan produk baru. Crayola melakukan latihan besar-besaran untuk benar-benar memahami target pelanggan sebelum memulai inovasi produk utama mereka.
Unilever memiliki “Consumer Nation”, di mana para karyawan mengalami banyak pengalaman dengan konsumen dengan menggunakan fasilitas pelacakan, pengawasan, dan berbagi pembelajaran di seluruh organisasi.
Teknik
Banyak orang termasuk pemasar memerlukan bantuan untuk berpikir kreatif. Ada beberapa teknik terkenal yang dapat membantu memecahkan pola dan rutinitas rumit. Mulai dari brainstorming, ide generasi yang terstruktur, penyaringan ide yang paling menjanjikan, dan pengoptimalan ide-ide. Namun, berikut ini adalah beberapa contoh yang tidak biasa:
  • Tim di Facebook, mereka berpindah-pindah tempat duduk, dan furniture, atau bergabung dengan kelompok baru dalam beraktivitas dan menemukan ide-ide baru.
  • British Airways menempatkan orang di pesawat – sebuah inovasi laboratorium penerbangan – untuk memecahkan masalah.
  • Kini semakin banyak perusahaan FMCG (Fast Moving Consumer Goods) meminjam dari dunia IT, untuk menyesuaikan “Hackathon model” guna memancing munculnya ide.
Jadi, meluangkan waktu dapat mengubah pemikiran kreatif. Inovasi dan ide-ide terobosan besar datang ketika didorong oleh pikiran kreatif. Dalam dunia yang didominasi oleh teknologi dan data yang besar, jangan melupakan nilai kreativitas dan ide-ide besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar